petunjuk para imam


Jika engkau ingin mengikuti petunjuk dari
para imam,maka kuatkanlah dirimu untuk
menerima musibah” dgn hati yg hilim di
waktu menghadapi tiap kepahitan,dan hati
yg sabar terbentang dlm dada.lisanmu prlu
di kunci,matamu dikendalikan,rahasiamu
disembunyikan,dan hanya dilihat oleh
tuhan saja,namamu jgn terkenal,pintumu
ditutup,mulutmu trsenyum,perutmu
lapar,hatimu luka,pemasaranmu
sepi,pangkatmu dipendam dan keaibanmu
trsohor,dan tiap hari menelan perasaan
pahit dari pengaruh zaman dan
teman,sedangkan hatimu
menurut.siangmu sibuk mengislahkan
orang” tanpa membangkit-
bangkit,malammu rindu kepada
Tuhan,sepi dari pandangan.ambilah
kesempatan pada malam itu,jadikanlah ia
jalan dan persiapan untuk hari kiamah,yg
padanya sulit sekali mencari jalan.
Umar Bin Khatab,r.a

mandalawangi-pangrango


Senja ini, ketika matahari turun kedalam
jurang-jurangmu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam
dinginmu
walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat
dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan
sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang
tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti
Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang
tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa
menawar
‘terimalah dan hadapilah
dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang
membara
aku terima ini semua
melampaui batas-batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu
aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup

soe hoek gie
Jakarta 19-7-1966

cahaya bulan


Puisi (Cahaya Bulan) – Nicholas Saputra

akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg
biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih selembut dahulu memintaku
minum susu dan tidur yg lelap
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg
menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakau kau masih akan berkata
kudengar detak jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

cahaya bulan menusukku dengan ribuan
pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban
kegelisahan hati

ost.gie

Kupu-kupu kertas


Ebiet G Ade

Setiap waktu engkau tersenyum
Sudut matamu memancarkan rasa
Keresahan yang terbenam
Kerinduan yang tertahan
Duka dalam yang tersembunyi
Jauh di lubuk hati
Kata katamu riuh mengalir bagai gerimis
Seperti angin tak pernah diam
Selalu beranjak setiap saat
Menebarkan jala asmara
Menaburkan aroma luka
Benih kebencian kau tanam
Bakar ladang gersang
Entah sampai kapan berhenti menipu diri
Kupu kupu kertas
Yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
Dibias lampu temaram
Membasuh debu yang lekat dalam jiwa
Mencuci bersih dari segala kekotoran
Aku menunggu hujan turunlah
Aku mengharapkan badai datanglah
Gemuruhnya akan
Melumatkan semua kupu kupu kertas
Kupu kupu kertas
Yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
Dibias lampu temaram
Kupu kupu kertas
Yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
Dibias lampu temaram
Kupu kupu kertas
Yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
Dibias lampu temaram

Tiara Ranesya Puri


17 November 2010 dia terlahir dan hari ini genap setahun usianya,dia ponakanku paling cantik ( ya..iyalah paling cantik orang baru satu ponakan 🙂 ).selamat ultah Tiara,doa om kan slalu menyertaimu.

Kelak jadilah anak yg berbakti pada orang tua,negara dan tentu saja untuk agamamu.
Kelak jadilah muslimah yg amanah,istiqomah,Qanaah dan selalu menjaga iffah & izzah mu.
Kelak jadilah wanita hebat tanpa pernah melanggar kodratmu sebagai akhwat,tak perlu kamu tiru Angela Merkel sang kanselir Jerman yg menurut majalah forbes wanita terbaik no.1 di dunia dekade ini ataupun tak perlu kamu tiru Michelle Obama sang ibu negara adidaya USA.
Teladanilah istri-istri nabi kita dan juga putrinya penghulu surga Fatimah Az-zahra r.a,teladani mereka tentang kesederhanaannya,kelembutan,ketegaran iman dan jiwa jihadnya.teladani,maka kamu akan menjadi muslimah sejati selamat dan bahagia dunia akhirat.
Kelak jika kamu ingin simbolkan dirimu seperti bunga,pilihlah mawar karena mawar indah di pandang tapi sulit di sentuh karena ada duri yg melindungi,jadilah seperti mawar agar kesucianmu tak mudah tertawar.
Kelak jadilah mata air kehidupan,jangan kau jadikan dirimu samudra yg mampu menampung segala tpi tak mampu menyaring kebaikan dan keburukan.

Selamat ultah Tiara semoga kebaikan selalu menyertaimu.

Maaf ya tiara kesannya kaya ustad yg ngasih tausiyah ^_^,padahal om juga masih jauh dari kata baik hanya belajar dan belajar untuk terus menjadi lebih baik.

Dari oom mu yg banyak omong

&a;!%@][#¿

🙂

cinta dalam diam


Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan,
dengan kesederhanaan dan keikhlasan…
Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha
Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta
untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati
bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba…
mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya
mengundang murka-Nya…
Jika benar cinta itu karena Allah maka
biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah
karena hakikatnya ia berhulu dari Allah maka
ia pun berhilir hanya kepada Allah..
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan
berpasang-pasangan supaya kamu
mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz
Dzariyat:49)
“Dan kawinkanlah orang-orang yang
sendirian diantara kamu, dan orang-orang
yang layak (berkawin) dari hamba-hamba
sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba
sahayamu yang perempuan. Jika mereka
miskin Allah akan memampukan mereka
dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas
(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
” (QS. An Nuur: 32)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya
ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri
dari jenismu sendiri, supaya kamu
cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan
sayang.Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi
kaum yang berfikir. ” (QS. Ar-Ruum:21)
Tapi jika memang kelemahan masih nyata
dipelupuk mata maka bersabarlah…
berdo’alah… berpuasalah…
” Wahai kaum pemuda,siapa saja diantara
kamu yang sudah sanggup
untuk menikah,maka
menikahlah,sesungguhnya menikah itu
memelihara mata,dan memelihara
kemaluan,maka bila diantara kamu belum
sanggup untuk menikah,berpuasalah,karena
ssungguhnya puasa tersebut
sebagai penahannya ” (Hadist)
“Dan janganlah kamu mendekati zina;
sesungguhnya zina itu adalah
suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan
yang buruk. ” (QS. Al Israa’ :32)
Cukup cintai ia dalam diam…
bukan karena membenci hadirnya…tapi menjaga
kesuciannya bukan karena menghindari dunia…
tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk
menghadapinya…tapi menguatkan jiwa dari
godaan syaitan yang begitu halus dan
menyelusup..
Cukup cintai ia dari kejauhan…
karena hadirmu tiada kan mampu
menjauhkannya dari cobaan karena hadirmu
hanya akan menggoyahkan iman dan
ketenangan karena hadirmu mungkin saja ‘kan
membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga…
Cukup cintai ia dengan kesederhanaan…
memupuknya hanya akan menambah
penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan
mengundang kekecewaan mengharapkan balasan
hanya akan membumbui kebahagiaan para
syaitan…
Maka cintailah ia dengan keikhlasan
karena tentu kisah fatimah dan ali bin abi thalib
diingini oleh hati…tapi sanggupkah jika semua
berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi…?

…boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu. Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
” (QS. AlBaqarah:216)
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-
laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah
buat wanita-wanita yang keji (pula),
dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik
adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).
Mereka (yangdituduh) itu bersih dari apa
yang dituduhkan oleh mereka (yang
menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan
rezki yang mulia (surga)” (QS.An Nuur:26)
Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan
dengan kesederhanaan dan keikhlasan…
karena tiada yang tahu rencana Tuhan…mungkin
saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau
membeku dengan perlahan
karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-
balikan…serahkankan rasa yang tiada sanggup
dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan
Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya
hingga keindahan itu datang pada waktunya…
“Barangsiapa menjaga kehormatan orang
lain, pasti kehormatan dirinya akan
terjaga.” (Umar bin Khattab ra.)

Artikel diambil dari kembanganggrek.wordpress.com/2010/08/21/cinta-dalam-diam/